(via thisneverending-story)
(via thisneverending-story)
berharap tes minggu depan bisa lebih baik dari ini..
#bismillah :)
lo cri krj kbnyakn mrk liat drmn dy lulus, bgus ap g kmpusnya, tp mnrtku kmbli ke individu, yg pnting cri ilmu yg bnyk yan, dmnpun itu, pasti km akn sukses… jg bsen bljr n cri ilmu yg bnyk.. bnyk tmn, bnyk shring
[masukan penting]
sebenarnya aku terobsesi untuk bisa masuk ilmu komputer di ugm, dengan harapan melanjutkan studi dari smk dan bisa menjadi ahli jaringan, (tadinya)
tapi sejauh ini, minat untuk masuk ilkomp sudah hilang, dan beralih ke desain komunikasi visual(dkv)
ngomongin soal seni, tetep, kota jogja jadi tujuan :p meskipun orang tua sebenarnya berat, tapi mau bagaimana lagi?kalau sudah cocok kan ya susah ._.
kebetulan sudah daftar di msd jogja (modern school of design jogja) tinggal panggilan tes
tapi…tiba-tiba ortu bilang kenapa nggak coba ke its?
nggak pernah sekalipun ada minat ataupun rencana ke its, apa ya, mungkin terlalu sering anak yang bilang ‘aku mau ke its’ jadi nya agak bosen denger nama kampus itu,
karna omongan ortu tadi, jadi kepikiran ‘iya ya, kenapa nggak daftar negri?’
kalau swasta, tau sendiri, nama swasta sering kali dapat cap kurang baik :/
tapi.. ._. kalau sudah cocok dan cinta sama msd, gmn ._.
(via the-beauty-of-words-blog)
Bukan ketika diomeli, dimarahi, dicereweti yang menyakitkan. Itu sih tandanya orang lain masih sayang.
Yang lebih menyakitkan adalah: saat orang lain memutuskan sudah tidak peduli lagi. Ditegur tidak, disapa juga tidak, didiamkan saja. Dianggap tidak ada.